Lokasi Wisata yang Wajib di Datangi Oleh Anak – Anak

Lokasi Wisata yang Wajib di Datangi Oleh Anak – Anak – Berwisata pada dasarnya bukan hanya tentang slot bet 100 perak mendapatkan hiburan. Ada banyak hal yang bisa kamu dapatkan dalam perjalanan. Mulai dari melihat hal-hal baru yang belum pernah kamu temukan sebelumnya, sampai berkenalan dengan orang-orang baru. Namun, jika ingin perjalanan kamu lebih berbobot, destinasi wisata edukasi bisa menjadi opsi yang menarik. Saat ini Indonesia memiliki banyak sekali destinasi wisata edukasi yang bisa jadi tempat liburan juga sekaligus jadi tempat belajar. Lokasinya tersebar di seluruh tanah air dengan berbagai tema dan konsep berbeda.

Jakarta merupakan ibu kota Indonesia yang memiliki banyak sekali tempat rekreasi menarik, termasuk tempat study tour untuk rombongan anak sekolah. Sebab tempat-tempat wisata yang cocok dikunjungi segala usia baik untuk pengunjung orang dewasa atau juga anak-anak TK. Karena hampir setiap periode ajaran semua sekolah pasti mempunyai agenda belajar luar kelas yang merupakan bagian dari metode belajar dan mengajar. Sehingga banyak tempat wisata edukasi di Jakarta menjadi destinasi Field Trip pada setiap sekolah, terutama anak sekolah setingkat TK atau SD. Berikut ini adalah beberapa daftar tempat belajar samabil bermain yang sering di kunjungi untuk rombongan sekolah TK di Jakarta beserta dengan informasi kegiatan dan manfaatnya.

Monas

Tugu Monas adalah ikon atau simbol semangat bangsa indonesia dalam membangun kemajuan negara yang memiliki nilai historis, budaya, dan edukatif. Karena dengan mengunjungi Monumen Nasional dapat memberikan berbagai manfaat data macau bagi anak-anak. Misalnya belajar sejarah bangsa Indonesia, belajar budaya hingga membentuk karakter akan kepatriotan dan membentuk kesadaran nasional sejak dini.

Kegiatan :

  • Mengunjungi taman miniatur nusantara
  • Mengunjungi museum sejarah di bawah Monas
  • Naik lift ke puncak Monas
  • Bermain di taman dan area terbuka
  • Belajar sejarah melalui patung-patung dan museum
  • Mendengarkan suara asli Presiden Soekarno saat membacakan text proklamasi

Lubana Sengkol

Bermain di slot bet 200 perkebunan terbuka selain hal yang sangat menyenangkan juga memiliki banyak manfaat baik bagi anak-anak. Karena bisa memberikan pengalaman baru yang membantu anak dalam pengembangan sosial, emosional, fisik, dan kognitif.

Lubana Sengkol adalah tempat outbond yang bisa di manfaat untuk tempat bermain dan belajar untuk anak. Sebab memiliki lahan yang luas dan dapat melakukan beberapa kegiatan permainan. Sehingga bisa melakukan kegiatan tour sekolah untuk anak secara aman dan bebas berekspresi di lingkungan yang sejuk dan asri.

Kegiatan :

  • Kegiatan Outbound Kids
  • Fun Games Kids
  • Program Team Building kids
  • Camiping Ground
  • Reptil Edication, kegiatan mengenal beberapa hewan reptil
  • Flying Fox
  • Paint Ball
  • Play ground seru
  • Bermain istana balon
  • Menagkap ikan

Pulo Kambing

Lokasi untuk kegiatan belajar luar ruangan untuk rekomendasi tempat wisata edukasi anak di Jakarta yang terakhir Pulo Kambing. Tempat ini mampu mengajak anak untuk belajar kreatif dalam program hidropponik.

Karena Anak-anak akan diajak kegiatan Koperasi dan mengenal tanaman hidroponik dengan pengelolaan dari bank sampah yang baik. Serta menyediakan program wisata edukasi yang bertujuan membentuk anak menjadi kreatif. Serta mengenal berbagai bahan sampah bekas pakai yang bisa di daur ulang untuk kebutuhan lingkungan. Seperti mengenal tanaman hidroponik itu sendiri dan rumah jamur.

Taman Mini Indonesia Indah atau TMII

Tempat wisata yang pertama adalah Taman Mini yang mana adalah salah satu tempat wisata anak TK yang paling populer di Jakarta. Karena di TMII anak-anak TK dapat belajar tentang budaya Indonesia dari berbagai daerah. Sehingga Anak-anak TK juga dapat belajar sekaligus bermain di berbagai wahana permainan yang tersedia di TMII. Misalnya seperti Taman Burung, Taman Reptil, Taman Aquarium, dan Taman Miniatur Kereta Api, dan lain lain.

Kegiatan :

  • Belajar tentang budaya Indonesia dari berbagai daerah
  • Bermain di berbagai wahana permainan
  • Melihat berbagai koleksi benda bersejarah
  • Mengikuti berbagai acara budaya
  • Bersosialisasi dengan teman-teman
  • Menikmati pemandangan yang indah

Taman Marga Satwa Ragunan

Kebun binatang Ragunan memiliki pesan khusus untuk anak, karena mampu mengenalkan banyak jenis hewan dan mengajak lebih dekat dekat tentang hewan tersebut. Serta mengunjungi tempat wisata edukasi anak Jakarta ini memungkinkan anak untuk berinteraksi dengan hewan tertentu dan menyentuh langsung, sehingga memberikan pengalaman yang berkesan.

Kegiatan :

  • Belajar mengenal jenis hewan, habitat, makanan, dan perilaku hewan
    Melihat pertunjukan hewan
    Pameran interaktif hewan
    Tour keliling / piknik
    Pendidikan pingkungan
    Aktivitas menggambar
  • Aktifitas olah raga
  • melihat penampilan pentas seni

Taman Impian Jaya Ancol

Ancol selain merupakan tempat wisata populer untuk keluarga, tapi tempat ini juga cocok sebagai lokasi wisata anak TK. Karena Acol memiliki fasilitas yang lengkap untuk anak-anak dapat mengexplor keceriaan dan menikmati berbagai wahana permainan yang cukup mengesankan untuk dunia anak.

Sebab di Ancol terdapat banyak wahana seperti Dunia Fantasi (Dufan), SeaWorld Ancol, Ocean Dream Samudra, dan Atlantis Water Adventure dan lain lain. Serta Anak-anak juga dapat melihat berbagai atraksi hiburan, seperti pertunjukan sirkus, pertunjukan musik, dan pertunjukan tari.

Kegiatan :

  • Bermain di berbagai wahana permainan
  • Melihat berbagai atraksi hiburan
  • Bersosialisasi dengan teman-teman
  • Menikmati pemandangan kebun dan pantai yang indah
  • Meningkatkan kreativitas dan imajinasi
  • Meningkatkan kepercayaan diri
  • Meningkatkan kesehatan fisik dan mental

Kidzania

Salah satu tempat wisata edukasi Jakarta berikutnya ada Kidzania yang merupakan tempat belajar dan bermain untuk anak yang unik. Karena di Kidzania Jakarta anak-anak dapat merasakan menjadi orang dewasa dengan bekerja di berbagai profesi. Selain itu Anak-anak juga dapat belajar tentang berbagai hal, seperti ekonomi, bisnis, dan teknologi.

Kegiatan :

  • Bekerja di berbagai profesi, seperti dokter, polisi, pilot, dan chef
  • Belajar tentang ekonomi, bisnis, dan teknologi
  • Bersenang-senang dan bermain
  • Bersosialisasi dengan teman-teman

Seaworld

Mengunjungi SeaWorld bisa memberikan banyak manfaat bagi anak-anak dan memberikan pengalaman baru yang menantang. Karena SeaWorld merupakan taman hiburan yang fokus pada hewan-hewan laut dan lingkungan laut. Juga kegiatan di dalamnya bisa memberikan wawasan lebih luas yang berharga untuk pembelajaran dunia laut untuk anak-anak.

Kegiatan :

  • Menikmati pertunjukan lumba-lumba
  • Pameran interaktif (berinteraksi dengan hewan)
  • Melihat pertunjukan pinguin
  • Mengikuti kegiatan edukasi tentang Lingkungan
  • Berpartisipasi kegiatan seni bertema tentang Laut

Museum layang layang

Mengunjungi museum layang-layang atau museum yang menampilkan seni dan keterampilan terkait layang-layang dapat memberikan berbagai manfaat yang positif bagi anak-anak. Karena Museum layang-layang penuh dengan karya seni yang unik dan beragam. Sehingga dapat merangsang imajinasi anak-anak dan mendorong mereka untuk berpikir kreatif serta mengembangkan kemampuan seni mereka.

Kegiatan :

  • Menjelajahi pameran layang-layang
  • Mnegikuti kelas kreativitas (membuat layang-layang)
  • Menikmati pertunjukan layang-layang
  • Mendengarkan cerita dan dongeng
  • Bermain dan beraktivitas luar ruangan

Tradisi Budaya Suku Minangkabau di Sumbar

Tradisi Budaya Suku Minangkabau di Sumbar – Minangkabau, Sumatera Barat dikenal juga dengan sebutan pengeluaran macau bumi ‘Sitti Nurbaya’. Sebutan ini muncul dari salah satu karya novel Marah Rusli yang berjudul “Kasih Tak Sampai”, di mana salah satu tokoh yang sangat populer dalam buku itu adalah Sitti Nurbaya. Buku ini diterbitkan oleh salah satu penerbit nasional negeri Hindia Belanda pada tahun 1922. Kisah cinta Sitti Nurbaya dengan Samsulbahri yang terhalang oleh Datuk Maringgih ini pernah difilmkan. Melegendanya kisah Sitti Nurbaya ini, setiap tahunnya dikemas dalam sebuah event yang disebut Festival Sitti Nurbaya. Selain memiliki keunikan budaya dari sosok perempuan Minang yang lahir dari karya seorang Marah Risli, Minang juga memiliki banyak sekali keragaman budaya yang lain, yang memperkaya keberagaman budaya di Nusantara.

Pacu Itiak

Pacu Itiak (Balapan Itik) adalah salah satu tradisi mahjong ways 3 unik dari Sumatera Barat khususnya di daerah Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Event Pacu Itiak biasanya dilaksanakan di 11 tempat berbeda di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Tata cara perlombaan Pacu Itiak ini adalah dengan melemparkan Itiak sehingga Itiak pun terbang menuju garis finish. Itiak yang paling cepat mencapai garis finish akan dinyatakan sebagai pemenang. Jarak tempuh satu lintasan Pacu Itiak ini biasanya sepanjang 800 meter.

Upacara Turun Mandi

Upacara Turun Mandi adalah salah satu upacara tradisional masyarakat Minangkabau yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas lahirnya seorang anak ke dunia, sekaligus memperkanlkan sang bayi kepada masyarakat. Upacara Turun Mandi ini digelar di sungai (batang aia), dengan prosesi arak-arakan. Upacara ini sendiri hanya bisa dilaksanakan di Batang Aia atau Sungai.

Batagak Pangulu

Masyarakat etnis Minangkabau hidup dalam budaya bersuku dan berkaum. Setiap suku biasanya memiliki seorang penghulu suku atau Datuak. Ketika sebuah suku spaceman atau kaum mengangkat pimpinan kaumnya yang baru maka diadakanlah upacara Batagak Pangulu. Upacara Batagak Pangulu merupakan salah satu upacara besar yang menjadi tradisi masyarakat Minangkabau. Acara ini biasanya diadakan dengan menyembelih kerbau dan mengadakan acara pesta selama 3 hari bahkan sampai seminggu lamanya.

Tabuik

Salah satu tradisi unik yang ada di Sumatera Barat adalah Pesta Tabuik. Perayaan Tabuik merupakan tradisi masyarakat Pariaman, Sumatera Barat untuk memperingati meninggalnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Prosesi ini biasanya berlangsung selama satu minggu dengan perayaan puncak yang dinamakan “Hoyak Tabuik” yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram setiap tahunnya. Salah satu kalimat tentang Pariaman dan Tabuik adalah sebuah Pantun yang berbunyi: “Pariaman tadanga langang, batabuik mangkonyo rami.”

Pada puncak perayaan Tabuik ini biasanya masyarakat dari seluruh penjuru Sumatera Barat akan memenuhi Kota Pariaman untuk menyaksikan “Hoyak Tabuik”. Tidak hanya dari Sumatera Barat, mereka yang menyaksikan prosesi Pesta Tabuik bahkan juga datang dari luar negeri. Event tahunan Kota Pariaman ini memang selalu dinanti setiap tahunnya.

Makan Bajamba

Makan bajamba sering juga disebut Makan Barapak, tradisi ini sampai sekarang masih jamak dilakukan oleh masyarakat Minangkabau. Makan Bajamba adalah tradisi makan dengan cara makan bersama di sebuah tempat, biasanya dilakukan pada hari besar islam, upacara adat atau acara-acara penting lainnya.

Tradisi makan bajamba diperkirakan masuk ke Sumatera Barat seiring dengan masuknya islam ke Ranah Minang pada abad ke-7. Maka tidak heran banyak adab dalam makan bajamba yang sesuai dengan syariat islam.

Balimau

Balimau adalah tradisi mandi membersihkan diri menjelang bulan ramadhan. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan oleh masyarakat Minangkabau di lubuak atau sungai. Selain itu Balimau juga memiliki makna lainnya yaitu mensucikan bathin dengan bermaaf-maafan satu sama lain sebelum menyambut bulan suci ramadhan.

Pacu Jawi

Salah satu tradisi unik yang menjadi favorit dari Sumatera Barat adalah Pacu Jawi. Pacu Jawi merupakan tradisi unik yang dilakukan masyarakat Tanah Datar khususnya masyarakat di kecamatan Sungai Tarab, Rambatan, Limo kaum, dan Pariangan. Selain itu Pacu Jawi juga dilaksanakan di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota dan Payakumbuh.

Sekilas, Pacu Jawi mirip dengan Karapan Sapi di Madura. Namun yang membedakan keduanya adalah lahan yang digunakan. Jika Karapan Sapi menggunakan sawah yang kering, maka Pacu Jawi menggunakan sawah yang basah dan berlumpur. Selain itu untuk mempercepat lari sapi, joki Pacu Jawi tidak menggunakan tongkat seperti Karapan Sapi, mereka biasanya menggigit ekor sapi.

Adat Istiadat yang Ada di Peradaban Suku Batak Toba

Adat Istiadat yang Ada di Peradaban Suku Batak Toba –  Peradaban Batak, telah banyak mewariskan berbagai server kamboja tradisi. Seluruh tradisi itu berkait paut dengan kehidupan.Pelestarian tradisi ini pun terus dilakukan di tenga era modern. Media banyak, mulai dari pertunjukan seni hingga pariwisata. Sumatra Utara menjadi provinsi yang dihuni berbagai etnis. Batak menjadi salah satu etnis mayoritas di Provinsi Sumatra Utara. Sampai terkadang, jika pergi tanah Jawa, banyak yang mengira orang yang datang dari Sumut adalah Batak. Peradaban Batak yang berpusat di Danau Toba, sebenarnya menjadi potensi yang sangat bagus. Tidak sedikit orang yang masih menjalankan tradisi – tradisi tersebut. Meskipun memang, jumlahnya kian berkurang karena termakan modernisasi.

Mangokkal Holi

Mangokkal Holi, tradisi Batak yang kian sulit ditemui. Mangokkal Holi adalah ritual menggali makam leluhur dan memindahkan tulang belulangnya ke tempat yang baru. Ini dilakukan etnis Batak sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.Dalam menggelar Mangokkal Holi, dibutuhkan biaya yang besar. Upacara Mangokkal Holi juga membutuhkan hewan yang akan dikurbankan.Etnis Batak masih memercayai jika arwah orang yang sudah meninggal akan hidup abadi. Sehingga, untuk menghormatinya, keluarga menaruh tulang-belulangnya ke tempat yang lebih layak (tinggi) yang live baccarat online berarti mendekatkan arwah itu kepada Penciptanya.Mangongkal Holi juga bagian dari upaya menjaga silsilah keluarga. Tradisi ini juga dianggap sebagai simbol dari tingginya martabat dari sebuah keluarga di Batak. Mangokal Holi dipercaya akan mengangkat martabat sebuah marga dengan menghormati orang tua dan para leluhur. Semakin indah dan mahal sebuah makam atau tugu, maka semakin jelas dan bergengsi status marga pemilik tugu tersebut.

Upacara Mangalahat Horbo

Jika umumnya tradisi kurban, akan menggunakan hewan sapi atau kambing. Maka tidak dengan acara kurban dari tradisi Batak di Danau Toba & Medan. Dimana hewan yang akan dikurbankan adalah hewan kerbau, tepatnya kurban jantan pilihan yang mempunyai ciri ciri khusus, atau disebut juga dengan “Horbo Laelae”. Adalah upacara Mangalahat Horbo, salah satu ritual upacara unik sekaligus tua, dari suku Batak Toba. Upacara atau ritual Mangalat Horbo ini, merupakan perayaan kurban dengan menggunakan kerbau jantan yang sudah lolos seleksi sebelumnya, untuk dipersembahkan pada Mula Jadi Na Bolon atau Pencipta Segala Sesuatu.

Untuk menyelenggarakan slot aztec upacara tersebut, akan dilakukan dengan beberapa langkah, yang masing masing diiringi dengan berbagai macam ungkapan yang disampaikan oleh Malim Parmangmang (pemimpin upacara Mangalahat Horbo). Yang menarik, jika berdasarkan tujuan, upacara Mangalahat Horbo sendiri, akan dibagi menjadi 3 bentuk. Yang pertama yaitu upacara yang dilaksanakan sebagai upacara turun ke sawah. Yang kedua, yaitu sebagai ucapan rasa syukur dan meminta keturunan. Sedangkan yang ketiga, yaitu upacara peringatan terhadap orang tua yang sudah meninggal dunia. Ada juga upacara yang dilakukan dalam perayaan Festival Danau Toba.

Mangulosi

Ulos merupakan kain tradisional yang berasal dari Batak, Kedudukan kain ulos hampir dengan kain batik yang berasal dari Jawa dan juga kain tenun yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Kain ulos memiliki banyak jenis. Macam-macam ulos digunakan tergantung fungsi pemakaiannya dan acara yang akan di datangi. Misalnya, Penggunaan jenis kain ulos pada upacara kematian dengan pernikahan berbeda. Selain itu, kain ulos juga menunjukkan kasta sosial seseorang dalam lingkungan.

Tarian Tor Tor Panen Raya

Tarian tor-tor itu merupakan suatu jenis tarian yang biasa digunakan untuk perayaan, jenis tarian ini sudah ada dari beberapa tahun yang lalu. Perlu diketahui bahwa tarian ini berasal dari batak, yang biasa dikenal dengan tarian sakral. Tarian ini juga dapat menggambarkan suatu makna tentang komunikasi. Tradisi batak salah satunya tarian tor-tor ini pada zaman dahulu hanya ada pada kehidupan masyarakat yang ada di daerah Batak. Selain itu tarian jenis ini juga menggunakan jenis batu yang berbentuk patung, dimana pada patung tersebut akan dimasuki roh sehingga dapat menari dengan sendirinya. Jika telah menyelesaikan permintaan maka hal ini akan diselingi dengan pukulan jenis gondang yang dimainkan dengan ritmen tertentu kemudian anggota keluarga Suhut yang ada akan mengatur berbagai susunan berdiri agar dapat menari atau biasa disebut dengan manortor.

Biasanya tarian tor-tor ini menggunakan lagi yang berkaitan dengan permohonan terhadap roh leluhur, tujuan dari tarian ini dengan lagu tertentu agar diberikan keselamatan, suatu bentuk kesejahteraan, kebahagiaan serta dapat memiliki Rizki yang sangat berlimpah sehingga dapat menjadi suatu bentuk berkat untuk keluarga maupun para tamu yang datang. Pada tarian ini termasuk jenis tarian yang sangat unik, keunikan pada tarian ini terletak pada pantangan yang tidak boleh untuk dilanggar saat melakukan tarian, misalnya jika salah satu tangan saat menari itu melebihi bahu maka hal ini dapat diartikan bahwa seorang penari itu menantang ilmu baik perdukunan, moncak bahkan pencak silat sekalipun.

Tarian Sigale-gale di Pulau Samosir

Tradisi Batak Toba samosir salah satunya yaitu tarian Sigale-gale. Tepatnya berada di daerah Sumatra Utara, tradisi ini termasuk budaya turun temurun yang sangat populer di daerah tersebut. Tarian Sigale-gale itu termasuk salah satu kesenian tradisional yang ada di masyarakat Batak. Sigale-gale itu termasuk jenis boneka yang memiliki bentuk seperti manusia, dan dapat digerakkan untuk dapat menari dengan iringan musik yang sangat tradisional. Jenis tarian ini biasa ditampilkan di beragam acara baik itu adat maupun jenis acara budaya, selain itu pulau Samosir juga menjadi daya tarik khususnya bagi para wisatawan yang datang ke pulau Samosir.

Boneka jenis Sigale-gale ini telah ada pada ratusan tahun yang sudah menjadi budaya zaman dulu. Makna dari desain boneka yang digunakan ini menggambarkan suatu bentuk kesedihan pada seorang raja di pulau Samosir yang telah kehilangan anak satu-satunya. Tadi Sigale-gale biasanya akan dimainkan pada pertunjukan seperti upacara adat, cara memainkan boneka Sigale-gale ini Anda cukup memegang tali yang ada pada boneka tersebut pada bagian belakang agar boneka dapat bergerak saat musik tradisional dimainkan. Tak jarang musik yang digunakan itu bisa dalam bentuk rekaman karena dianggap lebih simpel untuk digunakan. Peralatan untuk mengiringi musik tradisional itu meliputi suling, gong serta gendang.

Mangebang Sohi Bolon

Tradisi Batak di Danau Toba yang paling populer dikalangan masyarakat Sumatera Utara salah satunya Mangebang Solu Bolon. Hal ini merupakan festival yang digunakan untuk dapat mengelilingi danau Toba menggunakan alat sampan yang berukuran besar. Tradisi ini merupakan suatu tradisi yang sangat unik karena tradisinya menggunakan perahu besar yang biasa digunakan untuk menyambut festival pada danau Toba yang biasa dilaksanakan setiap tahun. Biasanya perahu yang digunakan itu didesain dengan motif yang menggambarkan budaya batak.

Tradisi ini umumnya dilakukan oleh para pemangku adat, yang mana ketika upacara adat mulai akan dilakukan acara selanjutnya yaitu penghormatan, perlu diperhatikan bahwa penghormatan ini hanya bisa dilakukan oleh para pemangku adat saja. Setelah itu perahu dilepas dengan iringan ritual suku Batak, serta para pemuka akan mengelilingi danau Toba sejumlah 7 kali putaran dengan menggunakan Sohi bolon. Bolon yang digunakan ini mampu untuk menampung sekitar 20 orang.

Festival yang ada di Danau Toba ini tetap berjalan sehingga hal ini membuat danau Toba memiliki pesona yang lebih menarik, sehingga menjadi destinasi yang favorit bagi wisatawan baik dalam daerah maupun luar daerah. Tidak hanya tradisi mengebang Sohi bolon saja, danau Toba juga memberikan manfaat diantaranya dapat memenuhi kebutuhan air pada kehidupan masyarakat, selain itu danau Toba juga dimanfaatkan masyarakat untuk mata pencarian seperti halnya budidaya ikan. Air yang ada pada danau Toba itu termasuk jenis air tawar sehingga aman jika dikonsumsi.

Tradisi Mardoton

Seperti masyarakat di Indonesia umumnya, yang kaya akan tradisi unik. Demikian pula dengan Masyarakat Batak, salah satunya yaitu tradisi Mardoton, yang masih tetap dilakukan hingga saat ini. Adapun tradisi Batak yang satu ini, merupakan tradisi menangkap ikan, yang sudah dilakukan oleh para leluhur masyarakat Danau Toba, sejak puluhan tahun silam. Digelar setiap tahun, tepatnya pada bulan Sipaha Sada atau bulan pertama, di penanggalan kalender Batak.

Dahulu, tradisi tersebut dilakukan oleh masyarakat di sekitaran Danau Toba, menggunakan alat memancing ikan, yang bernama bubu. Namun kini, seiring perkembangan zaman, alat yang digunakan mulai berubah, yaitu menggunakan doton, atau jaring berbahan kain yang dirajut, jadi mata jaring. Dimana doton tersebut dibuat dalam berbagai macam ukuran.

Tradisi atau festival tersebut, digelar di sepanjang bibir pantai Tuktuk, yang berada di desa Tuktuk Siadong. Yang turut serta dalam tradisi tersebut, tentu saja masyarakat sekitar, terutama pemuda desa. Terdapat serangkaian kegiatan, yang dilakukan pada pelaksanaan festival Mardoton tersebut. Dimulai dengan kegiatan menurunkan Solu, atau perahu ke danau Toba. Maknanya agar kegiatan tersebut membawa keberuntungan bagi para pesertanya.

Rangkaian berikutnya, yaitu membuat aneka sesajen yang berasal dari tepung beras. Maknanya, sebagai media doa kepada Tuhan sang Pencipta Alam Semesta, melalui Nanboru Saniang Naga Laut. Atau Dewi Air, dalam kepercayaan masyarakat di sekitaran Danau Toba.

Horja Bius

Horja bius, ritual berusia ratusan tahun ini merupakan elemen dasar dalam sistem kelembagaan masyarakat Toba. Sebuah tradisi Ruas Parmalim, menyelesaikan masalah dengan mengedepankan musyawarah. Raja bersama tetua adat berkumpul mengatur tatanan pemerintahan dan spiritual pada satu kampung di zaman dahulu.Horja bius terdiri dari beberapa ritual, mulai ulaon hahomion, tortor tunggal panaluan, tortor parsiarabu, marjoting, pajongjong borotan, makharikkiri horbo, ditutup mangalahat horbo.

Sipaha Sada dan Sipaha Lima

Aktivitas spiritual para pemeluk Ugamo Malim memang menarik untuk dipelajari. Nilai-nilai yang diajarkan selalu berkaitan dengan kehidupan.Dalam hal penanggalan, Parmalim punya metode sendiri. Bahkan punya hari besar yang salah satunya adalah Sipaha Sada.Sipaha Sada secara umum sering disebut sebagai hari pertama tahun yang baru. Namun tidak sekadar perayaan buka tahun, Sipaha Sada juga dirayakan sebagai hari kelahiran tokoh suci dalam ajaran agama Malim.Menandai datangnya Sipaha Sada, sehari sebelumnya, warga Parmalim menggelar ibadah puasa penuh selama 1 hari 1 malam. Tidak boleh makan dan minum. Ibadah puasa itu ditandai dengan ritus mangan napaet yaitu makan makanan yang pahit. Ritus itu dilakukan di awal dan akhir ibadah puasa.Selain Sipaha Sada, ada juga Sipaha Lima. Tradisi ini biasa digelar di Desa Hutatinggi, Kecamatan Laguboti, Balige. Sipaha Lima rutin dijalankan setiap tahun.Dalam ritual Sipaha Lima, masyarakat Parmalim menggelandang seekor kerbau ke altar sebagai kurban persembahan. Kerbau itu dinamai Horbositikko tanduk siopat pisoran. Kegiatan ritual itu diikuti orang tua, remaja, bahkan anak-anak. Ritual diiringi musik Ogung Sabangunan (alat musik tradisional Batak Toba seperti Tagading, Sarune, Ogung, Doal, Pangkeseki) dan umat Parmalim manortor (menari) sahadaton mengiringi penyerahan sesembahan kepada Tuhan.