RASIROSA KORLANTAS
Home>Program>Aplikasi “SIGNAL” Mempermudah Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan...>

Aplikasi “SIGNAL” Mempermudah Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan

30 July 2021 12:11:43By admin

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan uji coba dan sosialisasi Samsat Digital Nasional (Signal) untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Direktur Ditregident Korlantas Polri, Brigjen Yusuf, mengatakan aplikasi Signal sebagai pengganti aplikasi samsat online nasional (Samolnas) yang saat ini sudah dinonaktifkan.

“Saat ini proses pengesahan STNK (tahunan) dan pembayaran pajak kendaraan bermotor serta SWDKLLJ, khusus kepemilikan pribadi dan bukan atas nama badan hukum dapat dilakukan dengan sangat mudah di mana saja dan kapan saja. One Stop Service tanpa harus hadir ke kantor Samsat atau unit layanan samsat lainnya,” kata Yusuf

Yusuf menjelaskan aplikasi Signal sudah mempedomani kaidah pengawasan identifikasi dan registrasi melalui teknologi AI dengan memanfaatkan artificial intelligence pengenalan wajah (face recognition) user.

Hal tersebut bisa dilakukan lantaran Signal terhubung dengan pangkalan data Dukcapil yang akan dibandingkan dengan pangkalan data regident ranmor ERI atau electronic registration and identification nasional Korlantas Polri.

“Melalui teknologi tersebut maka kesesuaian identitas pemilik kendaraan, baik nama maupun NIK dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya.

Sementara Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri, Kombes M. Taslim Chairuddin, mengatakan sistem signal saat ini juga sudah terhubung dengan 15 Pangkalan Data Pajak Bapenda Provinsi. Hal tersebut bisa membuat mengetahui SKKP (Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran) pajak yang harus dibayarkan kepada negara atau pemerintah.

Provinsi yang sudah tersambung Signal antara lain, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatra Barat, Riau, Kepri, Jambi, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan NTB.

“Untuk memudahkan masyarakat bertransaksi secara cashless/non tunai, metode pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui aplikasi Signal ke seluruh Bank Daerah yang ada saat ini terhubung melalui sistem payment gateway/switching dengan beberapa channel pembayaran di semua Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara/BUMN). Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN serta 10 Bank Pembangunan Daerah lainnya,” ungkap Taslim.

Aplikasi Signal juga sudah menerapkan One Stop Digital Service (pelayanan daring penuh) hingga masyarakat yang sudah melaksanakan kewajibannya untuk pendaftaran pengesahan dan pembayaran PKB, SWDKLLJ tidak perlu lagi datang ke Samsat untuk mendapat tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran (TBPKP).

“Silahkan manfaatkan jasa antar melalui PT. Pos indoensia yang sudah disediakan dalam aplikasi, sedangkan tanda bukti pengesahan STNK atau e pengesahan, sudah disediakan secara digital yang telah tersertifikasi dengan BSRE BSSN,” beber Taslim.

Aplikasi Signal sudah bisa diunduh melalui google Playstore pada platform android (platform IOS/apple dalam tahap pengembangan) dengan kata kunci ‘Samsat Digital Nasional’ atau cukup melalui link/tautan : https://play.google.com/store/apps/details?id=app.signal.id

“Program ini semoga bisa membantu dan bermanfaat, khususnya pada saat era pandemi covid-19 dan PPKM Darurat yang sedang diterapkan oleh pemerintah”, ujar Taslim. (DL)

Sumber : ditlantas.ntb.polri.go.id